Prof.Intan Ahmad,Ph.D: Salah Satu Peran Kunci Pascasarjana adalah To Create Knowledge

Prof.Intan Ahmad,Ph.D: Salah Satu Peran Kunci Pascasarjana adalah To Create Knowledge

“Kuliah di pascasarjana itu untuk apa?” Pertanyaan Plt Rektor UNJ Prof.Intan Ahmad itu menggugah lebih dari tiga ratusan mahasiswa baru pascasarjana Universitas Negeri Jakarta (UNJ) tahun 2018.

Pertanyaan itu disampaikan pada awal presentasi Kuliah Perdana Prof Intan Ahmad di hadapan mahasiswa baru pascasarjana pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2018.

“Anda harus punya visi. _Have a vision for your self_.” Demikian prof Intan menegaskan. Untuk memperkuat visi tersebut mahasiswa diajak untuk
memahami apa yang disebut Sistem Pendidikan Tinggi. “Ingat _for your on future_. Ingat untuk masa depan itu tidak cukup hanya modal ijazah magister atau doktor. Kualitas anda menentukan masa depan anda. Oleh karenanya anda harus belajar keras” ujar Plt Rektor yang juga Dirjen Belmawa Kemenristekdikti Republik Indonesia ini.

Merujuk pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) menurut Prof Intan pascasarjana itu kualifikasinya level 8 dan 9. Fokus pada pengembangan filosofis keilmuan. Level 8 (magister) itu mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi dan atau seni sampai menghasilkan karya inovatif dan teruji. Sementara level 9 (Doktor) mampu menghasilkan karya kreatif, original dan teruji, mampu memecahkan permasalahan sains, teknologi dan atau seni dlm bidang keilmuanya melalui pendekatan inter, multi atau transdisipliner. Selain itu juga mampu mengelola, memimpin dan mengembangkan riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi ilmu pengetahuan dan kemaslahatan umat manusia serta mampu mendapat pengakuan nasional dan internasional.

Merujuk pada Permenristekdikti nomor 44 tahun 2015 Prof Intan selanjutnya menyampaikan bahwa capaian magister pascasarjana itu mampu mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis dan kreatif melalui penelitian ilmiah, penciptaan desain atau karya seni dalam bidang iptek yangg memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai bidang keahlianya, menyusun konsep ilmiah dan hasil kajian berdasarkan kaidah tata cara dan etika ilmiah.

Merujuk pada Permenristek yang sama Prof Intan menegaskan bagwa capaian program Doktor itu mampu menemukan atau mengembangkan teori/konsepsi/gagasan ilmiah baru, memberikan kontribusi pada pengembangan serta pengamalan ilmu pengetahuan dan atau teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora dibidang keahlianya dengan menghasilksn penelitian ilmiah berdasarkan metodelogi ilmiah, pemikiran logis, kritis, sistematis dan kreatif. Selain itu diakhir semester harus menyusun disertasi dan makalah atau artikel yg telah diterbitkan di jurnal internasional bereputasi.

Mengutip capaian program PhD di Amerika Serikat Prof Intan mengemukakan bahwa program PhD di Amerika itu capainya sebagai berikut : _the doctor of philosophy program (PhD) is designed to prepare a student to become a scholar, that is, to discover, integrate, and apply knowledge, as well as communicate and disseminate it_.”

Oleh karenanya menurut Prof Intan Pascasarjana itu salah satu peran kuncinya adalah _to create knowledge_ . Untuk itu perlu tau _existing knowledge_. Untuk tau _existing knowledge_ harus memiliki budaya baca dan budaya riset yang kuat.

Selain itu mahasiswa harus gigih untuk menulis dan mempublikasikan karyanya. Mengapa menulis dan mempublikasikanya? Menurut Prof Intan, menulis dan mempublikasikan itu untuk mengkomunikasikan hasil penelitian dan penemuan memberikan kontribusi terhadsp _existing knowledge_, memberikan kontribusi kepada produktivitas riset, dikenal oleh lingkungan profesional (_professional peers_) ini investasi bagi masa depan. Selain itu bisa untuk studi lanjut, memperoleh pekerjaan, memajukan karir, bahkan mencari dana, dan sebagainya.

Dalam kesempatan kuliah perdana selama satu jam setengah ini Prof infan juga mengingatkan hati hati dengan jurnal abal abal, cirinya tidak ada proses review dan cepat sekali diterima.Demikian Prof Intan mengakhiri paparanya sebelum dibuka tanya jawab untuk ratusan mahasiswa baru pascasarjana. Selamat bergabung mahasiswa baru pascasarjana.

1 Comment

  • sangat setuju prof!

    Elkana Timotius Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *