Ketercukupan Tenaga Kependidikan yang di bawah pengelolaan Pascasarjana UNJ relatif memadai. Artinya, jumlah Tenaga Kependidikan memang belum memenuhi kriteria kualifikasi, namun dengan jumlah yang ada Pascasarjana UNJ dapat mengatur secara efektif dan efisien sehingga pelayanan terhadap mahasiswa dan dosen tetap terpenuhi. Tenaga Pustakawan yang berlatar belakang Sarjana Pustakawan juga sudah cukup banyak, untuk di Pascasarjana sendiri hanya 1 orang, tetapi untuk kelancaran pelayanan, Pascasarjana mengangkat tenaga pustakawan yang tidak sarjana pustakawan tetapi telah mengikuti pelatihan pustakawan pada tingkat yang memadai. Demikian pula dengan Tenaga Laboran dan Teknisi yang berada di bawah Pascasarjana UNJ. Dalam rangka peningkatan pelayan prima, Universitas memberikan fasiltas perpustakaan, laboratorium dan bengkel kerja bersama yang dapat digunakan oleh mahasiswa S1, S2, dan S3 di lingkungan UNJ. Fasilitas perpustakaan, laboratorium, dan yang dimiliki Universitas telah dilengkapi oleh Tenaga Teknisi dan Laboran dengan kualifikasi yang sesuai.

Pengaturan efisiensi dan efektivitas sarana pendukung tersebut diatur secara terpusat oleh Universitas dengan sistem penjadwalan terpadu. Semua Program Studi yang memerlukan sarana tersebut memiliki akses yang sama.

Upaya pengembangan Tenaga Kependidikan di lingkungan Pascasarjana UNJ dilakukan dengan mengirim tenaga tersebut untuk mengikuti pelatihan atau pemagangan. Pascasarjana UNJ juga memberikan dana kepada Tenaga Kependidikan untuk studi lanjut ke jenjang lebih tinggi dengan tujuan agar kualitas layanan kepada mahasiswa meningkat dan karier Tenaga Kependidikan pun secara otomatis meningkat.