Sejarah Pascasarjana UNJ

Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta (Pascasarjana UNJ) yang didirikan pada tahun 1978 merupakan Program Pascasarjana terstruktur pertama di lingkungan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) di Indonesia. Pada tahun 1980, program tersebut dikukuhkan sebagai Fakultas Pascasarjana IKIP Jakarta. Selanjutnya, berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 45 Tahun 1982 tentang Susunan Organisasi IKIP Jakarta, salah satu fakultas yang disahkan adalah Fakultas Pascasarjana. Program pendidikan yang diselenggarakan meliputi Program Magister (S2) dan Program Doktor (S3).

Program Studi S2 yang dibuka pada saat itu adalah program studi Teknologi Pendidikan, Pendidikan Bahasa, Pendidikan Olahraga, Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup dan Pendidikan Kimia. Program Pascasarjana IKIP Jakarta mendapat tugas tambahan untuk membina Kegiatan Pengumpulan Kredit (KPK) yang diselenggarakan perguruan tinggi lain yaitu Program Studi Pendidikan Sejarah yang diselenggarakan di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo dan Program Studi Pendidikan Teknologi di IKIP Yogyakarta. Demikian juga, ada beberapa program studi yang berada di bawah Fakultas Pascasarjana IKIP Jakarta yang tidak diselenggarakan di IKIP Jakarta, yaitu: Program Studi Administrasi Pendidikan diselenggarakan di IKIP Padang dan Program Studi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan diselenggarakan di IKIP Yogyakarta.

Mulai tahun 1996 Program Studi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan dan Program Studi Manajemen Pendidikan baik program S2 maupun S3 diselenggarakan di IKIP Jakarta. Sementara program studi di luar IKIP Jakarta yang dibina oleh Program Pascasarjana IKIP Jakarta telah menyelenggarakan perkuliahan secara mandiri. Pada masa itu, IKIP Jakarta juga membuka Program Studi S2 Kelas Awal Sekolah Dasar (SD) dan Pendidikan Prasekolah yang selanjutnya dikenal dengan Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini.

Seiring dengan kebijakan pemerintah memberikan perluasan mandat pada tahun 1999, IKIP Jakarta berubah nama menjadi Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Sejak itu, Program Pascasarjana memiliki kewenangan membuka Program Studi non-Kependidikan. Sesuai dengan kebutuhan masyarakat maka pada tahun akademik 2006-2007 dibuka Program Studi Linguistik Terapan, Manajemen Olahraga, Manajemen Lingkungan, dan Ilmu Manajemen, serta menambah beberapa Program Studi Pendidikan yaitu Program Studi Pendidikan Sejarah, dan Program Studi Pendidikan Dasar (DIKDAS).

Pada saat ini Pascasarjana UNJ memiliki Program Studi sebagai berikut:

1. Program Magister

  • Teknologi Pendidikan
  • Pendidikan Bahasa
  • Pendidikan Jasmani
  • Pendidikan Lingkungan
  • Manajemen Pendidikan
  • Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
  • Pendidikan Anak Usia Dini
  • Pendidikan Dasar
  • Pendidikan Sejarah
  • Linguistik Terapan
  • Manajemen Lingkungan

Program studi Magister (S2) yang bersifat linear dan dibuka di masing-masing Fakultas yaitu Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Fakultas Ekonomi (FE), Fakultas Ilmu Pendidikian (FIP), dan Fakultas Teknik (FT).

Program-program studi di Fakultas-fakultas tersebut adalah:

  • Bimbingan Konseling
  • Manajemen
  • Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
  • Pendidikan Biologi
  • Pendidikan Kimia
  • Pendidikan Matematika
  • Pendidikan Fisika
  • Pendidikan BahasaInggris
  • Pendidikan Geografi

2. Program Doktor

  • Teknologi Pendidikan
  • Ilmu Pendidikan Bahasa telah berubah nama Linguistik Terapan
  • Pendidikan Olahragatelah berubah nama Pendidikan Jasmani
  • Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup
  • Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
  • Pendidikan Anak Usia Dini
  • Manajemen Pendidikan
  • Ilmu Manajemen
  • Pendidikan Dasar

Program Pascasarjana selalu aktif mengikuti perkembangan ilmu dan teknologi, baik pada tataran nasional maupun internasional. Selain itu berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat, sehingga Pascasarjana UNJ terus melakukan pengembangan program studi baru untuk memenuhi tuntutan perkembangan zaman.